Woman on Top

Posisi Seks Untuk Wanita di Malam Pertama

Posted on Updated on

Posisi Seks Untuk Malam Pertama Posisi Bercinta Malam Pertama – First of all, seks di malam pertama hendaknya dilakukan tidak karena Anda meniru adegan di sebuah artikel atau melihat di sebuah film. Seks itu natural, mengalir mengikuti perasaan, sehingga Anda tak perlu bingung apakah posisi yang Anda lakukan saat itu sudah benar?
Yang kedua, jangan berpikir tentang sakit. Karena pada dasarnya, rasa sakit itu ditimbulkan karena Anda tegang, otot-otot kewanitaan juga tegang, sehingga rasanya akan tidak nikmat. Berikut ini adalah beberapa posisi yang bisa Anda coba di malam pertama.

misionaris1Misionaris
Tentu saja Anda wajib mencicipi posisi ini di malam pertama. Umumnya wanita malu dan merasa takut membayangkan adegan intim. Namun, ikuti saja perasaan Anda, maka gaya misionaris akan menghantar Anda pada malam pertama yang manis dengan suami.
Regangkan kedua kaki dan buka perlahan, biarkan otot-otot yang ada lemas. Rasakan benar, hingga tak ada satu otot pada tubuh pinggang bagian bawah yang tegang. Kemudian secara alamiah, tubuh akan membantu Anda melubrikasi diri dan melakukan seks pertama dengan mulus.

Shoulder Holder
Posisi ini adalah posisi misionaris namun sudah dimodifikasi. Sederhana saja, Anda cukup mengangkat kedua kaki dan menumpangkannya ke bahu suami. Di posisi ini, suami yang akan lebih mendominasi. Namun, keuntungannya dia bisa mencapai g-spot dengan maksimal dan Anda akan mencapai orgasme dengan mudah.

Kelli McCarty in hot explicit sex scene

Spoon
Posisi ini cocok untuk morning sex, di mana Anda berbaring memunggungi pasangan, dan dengan perlahan ia melakukan penetrasi dari belakang.

Keuntungannya tidak lelah, penetrasi dapat dilakukan hingga ke dalam. Selain itu, ia juga bisa bermain dengan kedua bukit kembar Anda. Posisi ini juga membantu Anda berdua yang masih setengah sadar dari bangun tidur. Posisi ini juga dikenal sebagai posisi malas-malasan, namun memberikan kenikmatan dari angle yang berbeda.

Kate Ashfield nude riding a guy in bedWoman on top
Jika posisi misionaris sudah Anda nikmati, maka giliran Anda yang berada di atas tubuh pasangan. Tujuannya adalah agar Anda dapat mengendalikan penetrasi serta kecepatan permainan.
Hal ini penting karena pasangan juga belum tahu benar, seberapa cepat penetrasi yang dilakukan agar Anda merasa nikmat dan nyaman. Dalam posisi ini, pasangan dapat diperkenalkan hal-hal intim oleh Anda.

Woman astride
Sama seperti posisi woman on top, hanya saja kali ini Anda memunggungi pasangan. Jadi, biarkan pasangan memegang pinggul Anda dan bersama Anda menemukan ritme yang pas. Sesekali, minta pasangan untuk meremas payudara.
Di posisi ini, Anda bisa mencapai penetrasi yang pas dan mengontrol kecepatan. Jangan lupa, yang terpenting adalah relaks dan menikmati. Biarkan semuanya mengalir tanpa Anda berpikir rasa sakit itu akan datang.

Iklan

Woman on Top, Durasi Seks pun Lebih Lama

Posted on Updated on

Kini Wanita Lebih 'Berani' Saat BercintaSELAIN menciptakan kenikmatan, hubungan seks memberikan manfaat lain bagi kesehatan. Salah satunya, menjaga stamina tubuh.

Dr Basheer Ahmad Roy, pakar spesialis seks mengatakan, hampir semua otot termasuk kaki, paha, lengan, bahu, dan perut bagian bawah bekerja pada saat interaksi seksual. Apa pun yang dilakukan tubuh harus dilakukan selama setidaknya 15 menit. Jadi, pasangan perlu memberikan perhatian ekstra jika mereka ingin mendapatkan manfaat ekstra dari aktivitas seksual yang dilakukan.

“Seks membantu membakar banyak kalori, dengan posisi yang berbeda di mana pasangan berpartisipasi sebagai peningkat kenyamanan bisa membuat tubuh jadi lebih bugar. Beberapa posisi yang melibatkan banyak gerakan bahkan dapat menurungkan berat badan dan melatih otot agar lebih kuat,” ujar Dr Shivi Jaggi, seorang seksolog yang berbasis di Delhi.

Jika ingin mendapatkan manfaat tersebut, tak ada salahnya pandai memilih posisi bercinta. Berikut ini ulasannya, seperti dilansir Times of India.

Posisi misionaris. Lebih dari 90 persen pasangan memanjakan diri dalam posisi misionaris saat berhubungan seks, yang tampaknya cukup memuaskan bagi mereka. Dr Jaggi memaparkan, “Saat pria berada di atas maka keterlibatan fisik akan lebih banyak. Hampir semua beban yang ada pun ditanggung oleh lengan dan bahunya. Selain itu, siku dan lutut yang digunakan secara maksimal dan posisi yang dipilih membuat keseimbangan dengan sempurna. Efek baiknya, Anda dapat meregangkan otot-otot di kedua bagian tubuh serta mengencangkan otot paha dimana pada posisi ini lebih banyak bekerja.

Woman on Top. Dikatakan bahwa wanita bisa orgasme dengan cepat saat berada di posisi atas. Hal ini memungkinkan kedua pasangan untuk menikmati partisipasi yang sama, di mana wanita menggunakan tangan dan lengannya untuk bergerak ke sana sini, sementara pasangan pria bertugas untuk menyeimbangkan berat tubuhnya.

“Dengan posisi wanita di atas, berat biasanya akan ditanggung oleh pria. Ini akan menjadi olahraga bagi pria, di mana mereka menggunakan otot-otot bisep mereka untuk menahan pasangan mereka. Untuk wanita, posisi ini bisa memertahankan durasi seks agar lebih lama,” kata Dr. Jaggi

Kelebihan dan Kekurangan Posisi Bercinta Klasik

Posted on Updated on

Ada lima posisi bercinta paling klasik dan umum dilakukan pasangan. Masing-masing punya kelebihan sendiri untuk meningkatkan kualitas seks, tapi setiap posisi juga ada kekurangannya. Manakah yang paling sesuai dengan Anda dan pasangan? Simak uraiannya, seperti yang dikutip dari So Feminine.

1. Doggy Style
gaya bercinta nunggingGaya ini sesuai untuk quicky sex di pagi hari, ketika Anda tidak sempat gosok gigi dan napas berbau tak sedap. Doggy style juga cocok bagi pasangan yang kurang menyukai terlalu banyak kontak fisik, tidak perlu memandang pasangannya saat bercinta dan wanita hamil.

Kelebihan : Tangan pasangan bisa bebas menyentuh tubuh Anda. Selain itu, posisi ini bagus untuk melatih otot sehingga manfaatnya bisa seperti olahraga.

Kekurangan: Jika Anda tipe yang romantis, doggy style mungkin bukan pilihan karena gaya ini sedikit menyerupai aktivitas seks binatang. Juga karena tidak saling menatap, orang yang mengharapkan keintiman emosional jadi merasa agak kesepian. Masalah yang paling sering dikeluhkan, kadang wanita merasakan sakit karena penetrasi seks yang terlalu dalam.

2. Woman On Top
Bagi wanita yang ingin mengganti ritme seks, maka woman on top adalah posisi yang tepat. Gaya ini cocok bagi wanita yang ingin memiliki kontrol dan dominasi saat bercinta tapi tetap ingin mendapat perhatian dari pasangannya.

Kelebihan : Pria suka jika sesekali wanita yang memegang kontrol dalam bercinta dan menerima ‘servis’ dari pasangannya tanpa harus berusaha keras. Posisi ini juga baik untuk pria yang ejakulasi terlalu cepat. Posisi wanita yang berada di atas bisa memperlambat orgasme pada pria tanpa mengurangi kenikmatannya.

Kekurangan: Pada beberapa pria, posisi ini membuat mereka gugup karena tidak terbiasa melihat pasangannya yang mengendalikan aktivitas seks. Selain itu, beberapa wanita kadang kurang punya inisiatif; apa yang haru mereka lakukan saat diberi kesempatan untuk ‘memimpin’? Sebagian wanita juga khawatir jika tidak melakukannya dengan benar, mereka akan terlihat bodoh. Wanita lainnya tidak suka posisi ini karena membutuhkan usaha dan tenaga ekstra. Jika ingin mencoba woman on top, rajinlah olahraga dan latihan bersama pasangan.

3. Misionaris
Melissa Jones hot naked sex actionPosisi ini diciptakan bagi pasangan yang ingin seluruh tubuhnya berdekatan satu sama lain; pengantin baru yang tidak ingin merusak malam pertama; ingin merasakan sensualitas cinta tanpa harus menghabiskan banyak tenaga. Misionaris ideal untuk mengatur ritme bercinta; dengan penetrasi seks yang cepat maupun lambat.

Kelebihan : Misionaris adalah posisi seks yang paling umum dan menggambarkan hubungan fisik yang paling klasik di antara pasangan. Pria lebih banyak berinisiatif sementara ‘lawan mainnya’ cukup mengikuti saja. Posisi ini membuat pria merasa jantan, pasangan bisa saling bertatapan dan mendaratkan ciuman mesra saat bercinta.

Kekurangan: Sebenarnya tidak ada masalah dengan posisi misionaris, tapi jika selalu dilakukan setiap bercinta, bisa menimbulkan kebosanan. Akhirnya, seks hanya menjadi sebuah rutinitas. Selain itu bagi pria yang mengalami ejakulasi dini, gaya bercinta ini bisa memperparah keadaan. Posisi ini membuat wanita cenderung pasif saat bercinta, jika dilakukan terlalu sering dan tidak bereksperimen, bisa kehilangan kenikmatan dan kesenangan.

4. Spooning
Pasangan yang tidak terlalu suka gerakan ‘akrobatik’ atau terlalu lelah tapi tetap ingin berhubungan seks, bisa memilih spooning untuk posisi bercinta. Tak perlu menggunakan banyak tenaga, tapi menghasilkan penetrasi yang lebih dalam.

Kelebihan : Dengan posisi ini, Anda bisa bercinta dengan santai; otot tidak tegang dan sakit. Hal itu karena keduanya bisa bebas saling membelai lembut tubuh pasangan. Posisi spooning juga membuat anda merasa istimewa karena saat pasangan memeluk dari belakang, anda merasa terlindungi dan dicintai. Tak hanya itu, dengan posisi ini, pria pun bisa jadi lebih bebas menyentuh seluruh tubuh pasangan.

Kekurangan: Ritme seks pada gaya spooning cenderung pelan dan santai, jadi kurang cocok bagi pasangan yang sibuk dan memerlukan waktu cepat untuk bercinta. Selain itu karena posisi anda yang membelakangi pria, tidak terjadi kontak mata dan bisa menimbulkan kecurigaan apa yang sebenarnya dipikirkan pasangannya saat bercinta.

5. Berdiri
Bercinta sambil berdiriCocok dilakukan pasangan dengan tinggi badan yang sama dan suka bercinta di tempat-tempat tidak biasa. Misalnya dapur, belakang pintu, koridor atau bawah tangga.

Kelebihan : Posisi berdiri bisa dilakukan di manapun. Lebih dari itu, gaya ini bisa melatih kerja sama dan membangun kepercayaan karena pasangan harus saling menopang agar keduanya tidak jatuh saat bercinta. Memberi pesan agar bisa terus berdiri bersampingan, Anda butuh keseimbangan dalam hidup sehari-hari maupun percintaan.

Kekurangan: Tak banyak bagian tubuh yang bisa distimulasi dengan posisi bercinta ini dan penetrasi pun jarang bisa dilakukan dengan sempurna. Butuh konsentrasi dan ketahanan kaki sehingga performa seks pun bisa menurun jika Anda tidak mahir atau terbiasa melakukannya.

Berolahraga Dengan Seks Cocok Buat Wanita

Posted on Updated on

Apa alasan sebagian besar orang tidak berolahraga secara teratur? Yup, kesibukan kerja! Jangankan berolahraga secara teratur, berolahraga sekali-sekali saja kadang sangat sulit dicari waktu yang senggang karena waktu yang senggang justru kita berikan untuk keluarga atau sekedar beristirahat.

Nah, hari ini ada solusi buat Anda yang sudah menikah untuk memanfaatkan kegiatan seks Anda untuk dijadikan sarana berolahraga. Seperti kita ketahui, pada dasarnya bercinta memang sudah termasuk kegiatan yang membakar kalori, namun dalam tips seks kali ini kita akan membahas bagaimana cara agar kegiatan seks ini mampu membakar lebih banyak kalori dan menyehatkan jantung seperti layaknya olahraga aerobik lainnya.

Lakukan Striptease Saat Foreplay

Seperti yang kerap disarankan oleh para seksolog, sebelum bercinta usahakan untuk melakukan foreplay (pemanasan) terlebih dahulu. Foreplay ini fungsinya untuk mempersiapkan kedua belah pihak secara fisik dan mental untuk fokus pada kegiatan seks ini.

Jika foreplay yang biasanya disarankan adalah hal-hal seperti ciuman, kecupan, bisikan, berpelukan atau yang lainnya, maka khusus edisi Sexercise ini bentuk foreplay akan diubah menjadi lebih bertenaga dengan cara si wanita melakukan: striptease!

Dengan menari stripstrease, kalori si wanita akan terbakar jauh lebih banyak daripada sekedar mencium, meraba atau yang lainnya. Tapi tentunya bisa dimaklumi bila tidak semua wanita memiliki keterampilan ini. Bila Anda adalah wanita yang tidak terbiasa menari, maka sebaiknya berhati-hati dengan tips menari striptease ini. Salah sedikit, malam romantis Anda akan berakhir di dukun urut!

Perlambat Sex Anda

Prinsip utama dalam membakar kalori lewat bercinta adalah jangan melakukan segalanya dengan terburu-buru. Bertentangan dengan jargon politik salah satu mantan kandidat presiden RI, sexercise justru menganut pemikiran “Lebih Lambat Lebih Baik”.

Dalam sexercise ini, pria sebaiknya menahan untuk tidak tergesa-gesa. Setelah segalanya sudah berjalan dengan ritme yang lambat, maka kita sudah bisa beralih kepada hal-hal teknis berupa gaya dan posisi bercinta dalam metode sexercise ini.

Woman on Top

Posisi Woman on Top (atau yang biasa disingkat dengan WOT) mungkin sudah bukan gaya yang baru bagi Anda. Tapi dengan sedikit memodifikasi cara melakukannya, maka gerakan ini akan sangat baik untuk bercinta dengan metode sexercise!

Dalam gaya atau posisi Woman on Top yang biasanya, wanita akan berada di atas pria yang terlentang, kedua kaki si wanita akan berada di sisi pinggul pria lalu si wanita akan menggerakkan pinggulnya maju mundur. Dalam halnya mengikuti metode sexercise dimana bercinta digabungkan dengan olahraga, maka wanita tidak hanya akan menggerakkan pinggulnya maju mundur tapi juga ke arah yang lainnya. Arah-arah lain yang bisa dicoba antara lain: naik-turun, membentuk lingkaran, atau membentuk angka 8. Bisa juga dikondisikan dengan melakukan kombinasi yaitu dengan membentuk lingkaran sambil naik turun, atau membentuk angka 8 sambil naik turun.

olahraga seks Sit-Up yang Menyenangkan

Posisi yang satu ini prinsipnya adalah melakukan gerakan sit-up sambil bercinta. Posisi yang satu ini akan cukup ekstrim dan membutuhkan kekuatan otot lengan si wanita. Bila kurang kuat melakukannya, mungkin bisa ditunda terlebih dahulu hingga otot-otot Anda kuat terlebih dahulu. Dikhawatirkan Anda nyari enak malah dapat encok.

Pria duduk di sofa dengan merapatkan kedua kaki. Kemudian anda duduk di pangkuan pria sambil berhadapan face to face. Kemudian setelah dilakukan penetrasi, wanita akan perlahan merebahkan punggungnya di atas paha pria. Dengan posisi ini kemudian wanita menggoyangkan pinggulnya dengan arah naik turun, maju mundur, lingkaran atau pun angka 8 dengan sesekali mengangkat badannya sehingga menyerupai gerakan sit-up.

Gerakan ini tidak hanya melatih kelenturan wanita, namun juga bisa melatih otot perut. Tentunya kembali harus dipertimbangkan kondisi fisik masing-masing sebelum melakukan gerakan ‘semi sirkus’ ini.