seksologi wanita

Wanita Jangan Malu Jika Ingin Mengajak Bercinta

Posted on Updated on

Saat bercinta, Anda tentu tidak ingin pasif saja. Ada beberapa hal yang sebenarnya Anda ingin suami lakukan, tapi malu untuk mengatakannya. Inilah empat hal tersebut.

  1. Ingin Mendominasi.
    Seperti dikutip dari The Frisky, sesekali wanita ingin menjadi dominan saat bercinta dengan pasangannya. Namun untuk mengatakan keinginan tersebut, tentu bukan suatu hal yang mudah. Wanita takut pasangannya tersinggung atau bahkan menolak. Wanita juga khawatir nantinya pasangannya berpikiran macam-macam ketika kemauan mereka itu dikatakan.  Bagaimana agar permintaan ini bisa diwujudkan? Jangan langsung meminta pasangan soal hal tersebut. Tapi coba mengajaknya untuk mencicipi posisi bercinta cowgirl. Posisi bercinta ini bisa membuat wanita merasa ‘menguasai’ pria. Cara lainnya adalah dengan melakukan sex game. Misalnya dengan mengikat tangan pasangan dan memintanya menuruti perintah Anda.
  2. Didominasi Pria
    Selain ingin mendominasi, wanita juga ingin pasangannya terkesan berkuasa atas mereka. Jika ingin melakukan hal ini, sebaiknya jangan terburu-buru. Mulailah dengan langkah yang membuat anda nyaman baik secara psikis maupun emosional. Kalau memang malu memberikan perintah, jangan gunakan kata melainkan langsung tembak dengan menunggangi dia. Bagaimana cara melakukannya? Sebenarnya mudah saja. Sama seperti ketika and ingin mendominasi pasangannya. Lakukan permainan, dengan memintanya menutup mata. Lalu, ucapkan apa yang akan dilakukan dengan kata-kata lembut, misalnya apakah kamu ingin aku menciumu, dan lain-lain.
  3. Oral Seks.
    Tidak sedikit wanita yang merasa kurang percaya diri dengan area intimnya atau Miss. V. Mereka akan menjadi risih ketika pasangannya mulai melihat area tersebut. Padahal sebenarnya anda sangat ingin pasangan mereka memberikan oral seks di sana. Untuk Anda para wanita, berhentilah untuk tidak merasa percaya diri. Kalau memang Anda ingin Miss. V disentuh tanpa merasa risih, persiapkan diri saja. Lakukan perawatan Miss. V, seperti brazilian wax dan ratus.
  4. Perlakuan ‘Kasar’
    Beberapa wanita punya fantasi ingin mendapat perlakukan ‘kasar’ dari pasangannya saat bercinta. Kasar di sini tentunya bukan dalam arti yang sebenarnya yaitu dipukuli. Wanita ingin pasangannya sedikit menunjukkan gairah mereka dengan memukul atau meremas bokong. Apa yang pria lakukan tersebut juga bisa membuat wanita makin naik libidonya. Wanitapun bisa berlaku kasar dalam memperlakukan pria dalam bercinta, dan itu harus anda lakukan. Sedikit tips  agar pasangan tidak kaget, sebelum melakukannya, mungkin Anda bisa bertanya dengan lembut dulu padanya. Bisikkan keinginan tersebut di telinganya. Jangan lupa tanya apakah dia menyukainya atau tidak.
Iklan

Wanita Jangan Takut Mendominasi saat Bercinta

Posted on Updated on

Saat bercinta, terkadang suami lupa memberikan klimaks untuk pasangannya, saat mereka sudah lebih dulu mencapainya. Bagaimana caranya agar suami tak terus egois ketika berhubungan intim?

Menurut Laurie Mintz, Ph.D., penulis buku A Tired Woman’s Guide to Passionate Sex: Reclaim Your Desire and Reignite Your Relationship’, membuat pria berperilaku baik di tempat tidur sama seperti mengajari anak remaja menyetir mobil. Sebelumnya Anda juga harus paham bagaimana menyetir, di mana letak gas, rem dan lain-lainnya.

Jadi sebelum membuat suami paham bagaimana memuaskan pasangannya saat bercinta, Anda harus tahu persisnya tubuh Anda sendiri. Tak hanya itu, sama seperti mengajari anak remaja menyetir, jika Anda menggunakan kata-kata yang kasar dan intonasi suara keras, hal tersebut hanya akan membuatnya kesal. Suami pun demikian, gunakan kalimat dan intonasi suara yang menyenangkan agar dia mengerti dan memahani perkataan Anda. Mengajari suami menjadi pecinta yang baik membutuhkan instruksi verbal dan jelas serta dicontohkan.

Membuat suami paham kalau Anda belum terpuaskan saat bercinta, seperti dikatakan Laurie memang tidak mudah. Namun bukan berarti tak ada cara untuk melakukannya. Berikut beberapa tips yang bisa dicoba seperti dikutip dari galtime:

Beri Suami Petunjuk
Sebagian besar wanita tidak akan bisa mencapai orgasme hanya melalui penetrasi pasangan. Tapi dibutuhkan juga stimulasi klitoris agar wanita mencapai puncaknya. Sayangnya tidak banyak wanita yang memahami ini. Sehingga wanita dan pasangannya pun terjebak pada mitos ‘wanita bisa orgasme saat pasangannya melakukan penetrasi’.

Anda kini sudah mengerti bukan, kalau stimulasi klitoris juga dibutuhkan. Kini saatnya Anda membuat suami paham, beritahu dan kalau perlu tunjukkan di bagian tubuh mana Anda ingin distimulasi agar orgasme itu terjadi. 

Pelan-pelan saja
Pria biasanya butuh waktu 3-4 menit untuk klimaks setelah melakukan penetrasi. Sementara wanita butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan orgasmenya, sekitar 11 menit. Namun 11 menit ini bukan hanya dengan penetrasi, tapi juga adanya stimulasi. Waktu yang dibutuhkan wanita bisa jadi lebih lama, jika dia mengalami stres dan kelelahan.

Sama seperti remaja yang sedang belajar menyetir, dia tidak akan bisa menyetir dengan baik saat mengebut. Suami pun sama, dia tidak bisa menjadi partner bercinta yang menyenangkan kalau kalian bercinta dengan terburu-buru.

Jangan Lagi Palsukan Orgasme
Penelitian menunjukkan sebagian besar wanita memalsukan orgasmenya. Alasan mereka melakukan itu demi melindungi perasaan pasangannya. Sayangnya tindakan Anda tersebut justru bisa memperparah keadaan. Suami tidak akan pernah belajar bagaimana memuaskan wanitanya jika Anda terus saja berbohong. Dengan Anda mengatakan yang sebenarnya saat tidak bisa orgasme, suami dan Anda bisa saling belajar bagaimana agar klimaks itu terjadi.

Bicara
Dalam bukunya, Laurie mendedikasikan banyak tulisannya untuk membuat wanita paham bagaimana berkomunikasi soal masalah seks dengan pasangannya. Menurut professor di Universitas Florida yang sudah berpraktek selama 20 tahun itu, pasangan harus mulai belajar bagaimana agar topiks seks bukan lagi hal tabu untuk mereka bicarakan.

Untuk membicarakan soal seks ini, Laurie menyarankan jangan melakukannya di tempat tidur. Kalau Anda melakukannya, tempat tidur akan jadi di anggap sebagai lokasi negatif, padahal seharusnya di sana lah Anda bisa bersenang-senang dengan pasangannya.

Lebih baik membicarakan topik tersebut di tempat non seksual misalnya saja meja makan. Sebaiknya pastikan juga waktunya tepat. Jangan ajak pasangan bicara saat Anda dan dia sama-sama lelah. Ketika berbicara mulailah dengan kata ‘aku’. Contohnya, ‘aku pikir’. Bukan dengan kata ‘kamu’, misalnya, ‘kamu sebaiknya’.

Tunjukkan Rasa Puas Anda
Saat suami sudah berada di jalur yang benar saat mencoba menstimulasi Anda, beri dia pujian. Caranya tunjukkan bahwa Anda menyukai apa yang dilakukannya itu dengan suara-suara atau erangan dan gerakan-gerakan. Suara atau erangan yang Anda keluarkan itu sangat disukai pria dan bisa membuatnya bergairah.

Evaluasi
Pasangan yang punya kehidupan seks menyenangkan kerap mendiskusikan aksi mereka, mulai dari soal yang baik dilakukan atau kegagalan saat bercinta. Seperti sudah dikatakan di atas, komunikasi soal seks ini perlu dilakukan untuk semakin meningkatkan kemampuan bercinta pasangan tersebut.