Tips Memakai Lingerie Yang Tepat

Posted on Updated on

Menggunakan lingerie merupakan salah satu cara agar terlihat seksi dihadapan
pasangan. Memakai lingerie, juga dapat menambah rasa percaya diri. Namun Anda harus pintar-pintar dalam memilihnya.

Banyak wanita yang kurang tahu bagaimana cara memilih lingerie yang tepat. Sebelum membeli lingerie, cari tahu apa saja yang harus diperhatikan. Seperti dikutip dari eHow, ini dia lima tips dalam memilih jenis pakaian dalam tersebut.

  1. Memilih Ukuran yang Tepat. Hal utama yang harus diperhatikan adalah mengenali bentuk tubuh Anda. Ketahui dengan benar ukuran tubuh Anda mulai dari pinggang, pinggul hingga payudara. Gunakan meteran baju untuk mendapatkan ukuran yang tepat atau Anda bisa bertanya ke fashion advison di tempat Anda membeli lingerie, mereka lebih paham dengan ukuran yang sesuai untuk tubuh Anda. Ukuran lingerie yang salah tak hanya berbahaya bagi kesehatan, namun juga membuat penampilan kurang sempurna.
  2. Pilih Sesuai Bentuk Tubuh. Kebanyakan wanita Asia memiliki bentuk tubuh buah pir, yaitu ukuran pinggul yang lebih besar ketimbang
    bagian dada atau bahu. Namun tak sedikit juga wanita yang memiliki bentuk tubuh apel, dimana bagian atas tubuh lebar tapi memiliki kaki yang langsing. Sedangkan tubuh jam pasir memiliki lingkar pinggang yang kecil dan ukuran pundak, lingkar dada dan pinggul hampir sama. 
    Setelah mengetahui bentuk tubuh, Anda jadi mudah mempelajari aturan-aturan yang bisa membantu menonjolkan kelebihan dan menutupi kekurangan. Misalnya, jika Anda memiliki bentuk tubuh pir, pilih lingerie dengan model babydoll yang bisa memamerkan dada dan menyamarkan pinggul. Sedangkan bagi pemilik payudara besar, pilihlah lingerie dengan kerah V atau halter. Lingerie dengan potongan empire line bisa bantu menutupi perut yang agak buncit. Bagi Anda berlengan besar namun memiliki pundak indah, hindari mengenakan lingerie dengan tali spaghetti. Beralihlah pada lingerie yang dilengkapi dengan tali besar agar perhatian pasangan tak jatuh pada lengan.
  3. Pilih warna yang tepat. Memilih warna juga merupakan poin penting. Dengan warna lingerie yang sesuai, kulit Anda akan tampak lebih bercahaya. Memilih warna gelap bisa menjadi pilihan yang bijaksana. Tapi warna gelap tak harus selalu hitam. Coba warna gelap lain seperti, burgundy, merah wine atau biru navy.
  4. Pilih bahan yang sesuai. Bahan satin yang mengkilap dan sutra charmeuse bisa memperjelas tonjolan lemak, sedangkan bahan kaus yang halus malah menutupinya. Jika ingin tetap mengenakan bahan satin, pilihlan satin stretch, renda, atau bahan-bahan ringan seperti sifon. Namun perlu diingat, bila Anda memakai lingerie dengan ukuran yang tidak tepat, lingerie berbahan ringan malah bisa membuat penamilan tidak maksimal.
  5. Pilih Model yang Disukai Pasangan. Tidak ada salahnya berbelanja lingerie dengan pasangan. Si dia pun bisa menjadi fashion stylist dadakan untuk Anda. Anda bisa menanyakan lingerie model apa yang disukainya. Momen belanja pakaian dalam ini tentu lebih terasa menyenangkan bila ditemani pasangan.

sumber: wolipop

Cara Mengatasi Kulit Kering

Posted on Updated on

Meski pun kita tinggal di negara tropis yang hangat, tetapi nyatanya kebanyakan orang beraktivitas di ruangan yang dingin oleh penyejuk udara. Kondisi ini bisa menyebabkan kondisi kulit kering, pecah-pecah, dan terasa gatal. Untuk menyiasatinya, simak tips dari American Academy of Dermatology agar kulit terjaga kelembabannya.

  • Mandi air dingin. Mandi air hangat memang bisa membuat rileks, tetapi air hangat membuat kulit lebih mudah kering. Ini karena minyak alami pelindung kulit terhapus oleh air hangat. Karena itu biasakan untuk mandi dengan air dingin. Bila ingin mandi dengan air hangat, mandilah dengan cepat.
  • Pilih sabun. Kulit seharusnya terasa lembut dan kenyal setelah mandi. Jika kulit malah terasa kering atau tertarik, mungkin Anda perlu mengganti sabun. Bila kulit Anda tergolong kering, pakailah sabun yang ditambahkan dengan pelembab. Terkadang memang diperlukan beberapa kali uji coba sebelum menemukan sabun yang tepat. Biasakan untuk menggunakan sabun pada area tertentu saja seperti wajah, ketiak, kaki, atau sekitar paha.
  • Pakai pelembab. Waktu paling tepat untuk memakai pelembab adalah setelah mandi ketika kulit masih dalam kondisi lembab sehingga zat pelembab mudah diserap dan dikunci. Pelembab dalam bentuk krim adalah yang terbaik untuk kulit kering. Bila memungkinkan pilih produk yang bebas parfum. Untuk wajah, gunakan pelembab yang mengandung vitamin C dan E.
  • Konsumsi air yang cukup. Meski tidak berkaitan secara langsung, namun konsumsi air yang cukup bisa memperlancar metabolisme dan membuang toksin sehingga tubuh tetap sehat dan fit.

Sumber : kompas.com

Ingin Karir Sukes Wanita Muda Pilih Melajang

Posted on Updated on

WANITA lajang yang sukses dalam pencapaian karirnya, cenderung lebih senang menunda untuk menikah. Mereka menolak dihujani pertanyaan seputar, “kapan menikah?”. Pertanyaan yang seolah menjadi pertanyaan wajib dilontarkan setiap kali bertemu dengan banyak orang, dan mereka mungkin saja merasa tersiksa dengan pertanyaan tersebut.

Lantas, faktor apa saja yang melatarbelakangi munculnya fenomena ini pada kebanyakan wanita melajang yang sukses berkarir? Dalam mengambil keputusan, mereka sangat mempertimbangkan faktor pengalaman hidupnya. Sebuah kenangan karena pernah disakiti pasangan bisa demikin membekas dan akhirnya membuat para wanita karir itu setia dengan status lajang mereka.

“Ditambah lagi, mereka merasa sangat mandiri, mampu berdiri di atas kaki mereka sendiri, dan seolah tidak membutuhkan pasangan dalam hidupnya,” ujar Fara Dwi Andjarsari, SPsi, M. Psi, Psi, pengajar psikologi di UPI YAI, seperti dilansir dari Fimela.com.

Ada banyak target, impian dan cita-cita yang masih ingin diwujudkan seorang wanita karir yang menunda menikah. Ya, faktor pergeseran nilai dan luasnya kesempatan diluar sana untuk berkembang menjadi alasan wanita karir enggan terlalu cepat berkomitmen.

“Saya masih muda, ada banyak hal yang ingin saya wujudkan. Ada juga keinginan melanjutkan pendidikan lagi. Namun, soal hubungan serius dengan pria, bukan berarti saya menolak, hanya saja saya ingin lebih fokus pada karir saya terlebih dulu,” ujar Meta, jurnalis, berusia 23 tahun.

Masyarakat urban memiliki banyak kesempatan untuk terus mengembangkan diri. Inilah alasan kebanyakan wanita karir lantas ingin tetap fokus pada pertumbuhan karir dan pribadinya, ungkap Fara.

Jika dulu banyak wanita menikah muda karena sikap orang tua yang over protective. Anak cepat-cepat dinikahkan dengan alasan menghindari hal-hal yang merusak masa depan, seperti hamil di luar nikah atau menjadi perawan tua, kini, di jaman yang terus maju dan berkembang, hal tersebut tak lagi berlaku.

“Perempuan yang menikah pada umur 24—26 sering dianggap menikah usia muda karena memang banyaknya peluang yang bisa dijalani oleh perempuan untuk mengembangkan karir dan pendidikan mereka. Sehingga banyak yang berpikiran enggan berkomitmen dan menikah sebelum mereka bisa mapan,” ujar Fara.

Namun, ini bukan sebuah harga mati bagi wanita karir, muda usia, untuk tetap setia melajang. “Jika kesiapan emosi dan materi telah siap, kenapa tidak jika saya memutuskan untuk menikah muda. Saya pikir karir saya tidak akan terhenti meski saya telah menikah nanti,” ujar Lia, customer service sebuah bank swasta.

Sebuah keputusan setiap pribadi untuk tetap setia melajang atau menikah, semuanya akan dikembalikan pada tujuan awal setiap masing-masing pribadi. Tentunya tidak pula berlaku hukum benar atau salah dalam setiap pengambilan keputusan apapun itu, karena semuanya kembali pada prinsip hidup setiap pribadi yang pastinya berbeda.

sumber : Suara Merdeka

Panduan Sederhana Diet Sukses

Posted on Updated on

Tetap Segar dan Cantik Saat Panas TerikMENJALANI program diet tentu sangat berguna untuk menjaga penampilan. Apalagi bagi wanita, bentuk tubuh yang ideal sudah pasti menjadi dambaan mereka semua. 
Namun sebelum Anda menjalani program tersebut, ada beberapa hal yang penting harus diketahui. Sebab, semuanya bermanfaat agar apa yang sedang dilakukan bisa berjalan seperti yang diharapkan.
 
Berikut tip sederhana yang bisa Anda simak, seperti dilansir dari Goodtoknow.
 
Mengerti kapan waktu makan Banyak orang merasa bahwa saat makan hanyalah emosi sesaat. Sebab, mereka mengesampingkan bagaimana rasa lapar yang sebenarnya. Cobalah sekali sehari untuk menunda makan sampai Anda merasa lapar, tapi tidak kelaparan. Setelah Anda terbiasa dengan perasaan itu, tentu saja akan mudah untuk melawan godaan ngemil sekalipun.
 
Berhenti membuat alasan Sebelum berdiet, pastikan Anda belajar untuk berhenti membuat alasan. Hentikan kebiasaan pemakluman atau memaafkan diri sendiri untuk melanggar komitmen yang sedang dijalani.
 
Menjauh dari godaan. Saat memutuskan untuk diet, lebih baik Anda menjauhi berbagai godaan yang sekiranya membuat Anda melanggar komitmen.
 
Belajar dari pose Dalam sebuah survei mengungkapkan dua pertiga dari wanita merasa malu dengan foto yang dimilikinya. Sebab, di foto tersebut ada beberapa bagian tubuh yang dianggap buruk untuk diperlihatkan. Oleh karena itu, agar diet Anda berjalan dengan sukses, maka tak ada salahnya untuk belajar dari pose yang ada di foto Anda. Dengan begitu, Anda tahu bagian tubuh mana yang kira-kira harus mendapat perhatian lebih.