Bisnis

Keuntungan Bekerja dari Rumah

Posted on Updated on

Sebagai wanita yang memiliki segudang peran, terlebih bagi Anda yang tetap berkarir ketika sudah bekeluarga, pilihan bekerja dari rumah memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Ketika pekerjaan Anda tidak terlalu menuntut untuk melulu pergi ke kantor, Anda memiliki kesempatan memanfaatkan hal tersebut untuk mengerjakannya di rumah.

Inilah enam kelebihan ketika Anda bekerja dari rumah, seperti dikutip dari Mag for Women.

1. Meminimalisir Pengeluaran Anda
Bila Anda harus bekerja di luar atau di kantor tertentu, tentu Anda harus menyiapkan biaya transportasi, entah dengan kendaraan pribadi, atau menggunakan transportasi umum. Bekerja dari rumah akan menghemat biaya tersebut dan juga biaya yang harus dikeluarkan setiap kali makan di luar.

2. Bekerja di Ruangan Sendiri
Ketika bekerja di rumah, Anda dapat memilih di mana bagian dari rumah Anda yang dapat dijadikan ruang kerja. Penataan ruang dan posisi juga dapat Anda sesuaikan dengan keinginan. Hal tersebut secara tidak disadari dapat menjadikan mood lebih baik untuk bekerja.

3. Tidak Ada Seragam
Bekerja di rumah, berarti tidak perlu berpakaian seragam seperti setelan formal seperti ke kantor. Anda dapat mengenakan apapaun yang diinginkan. Anda tidak perlu berpikir dan membuang-buang waktu dalam menentukan apa yang harus Anda kenakan. Bahkan dapat menyimpan uang pada pengeluaran untuk biaya pakaian tersebut.

4. Menyeimbangkan Urusan Keluarga dan Pekerjaan
Wanita yang bekerja di kantor memiliki cara yang berbeda untuk membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan. Tetapi seorang wanita yang bekerja dari rumah dapat memberikan perhatian yang lebih baik untuk pekerjaan rumah tangga, dan juga memberikan perhatian ekstra untuk keluarga khususnya anak-anak.

5. Menghadapi Sedikit Tekanan dan Stres
Hal yang menguntungkan lainnya ketika bekerja di rumah, Anda tidak perlu melakukan perjalanan atau sampai kantor tepat pada waktunya. Anda dapat mengatur waktu dan jam kerja sendiri. Selain itu, dapat dengan mudah menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesional. Faktor-faktor ini membantu mengurangi tingkat stres dan karena lingkungan kerja yang nyaman, ada sedikit tekanan.

6. Meningkatkan Produktivitas dalam Pekerjaan
Ketika faktor-faktor yang menyebabkan stres dan tekanan sudah dipastikan berkurang, Anda dapat berkonsentrasi lebih baik pada pekerjaan. Ketika Anda dapat bekerja lebih efisien tanpa stres, produktivitas Anda akan meningkat.

sumber : wolipop

Keuntungan Bekerja dari Rumah

Posted on

Sebagai wanita yang memiliki segudang peran, terlebih bagi Anda yang tetap berkarir ketika sudah bekeluarga, pilihan bekerja dari rumah memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Ketika pekerjaan Anda tidak terlalu menuntut untuk melulu pergi ke kantor, Anda memiliki kesempatan memanfaatkan hal tersebut untuk mengerjakannya di rumah.

Inilah enam kelebihan ketika Anda bekerja dari rumah, seperti dikutip dari Mag for Women.

1. Meminimalisir Pengeluaran Anda
Bila Anda harus bekerja di luar atau di kantor tertentu, tentu Anda harus menyiapkan biaya transportasi, entah dengan kendaraan pribadi, atau menggunakan transportasi umum. Bekerja dari rumah akan menghemat biaya tersebut dan juga biaya yang harus dikeluarkan setiap kali makan di luar.

2. Bekerja di Ruangan Sendiri
Ketika bekerja di rumah, Anda dapat memilih di mana bagian dari rumah Anda yang dapat dijadikan ruang kerja. Penataan ruang dan posisi juga dapat Anda sesuaikan dengan keinginan. Hal tersebut secara tidak disadari dapat menjadikan mood lebih baik untuk bekerja.

3. Tidak Ada Seragam
Bekerja di rumah, berarti tidak perlu berpakaian seragam seperti setelan formal seperti ke kantor. Anda dapat mengenakan apapaun yang diinginkan. Anda tidak perlu berpikir dan membuang-buang waktu dalam menentukan apa yang harus Anda kenakan. Bahkan dapat menyimpan uang pada pengeluaran untuk biaya pakaian tersebut.

4. Menyeimbangkan Urusan Keluarga dan Pekerjaan
Wanita yang bekerja di kantor memiliki cara yang berbeda untuk membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan. Tetapi seorang wanita yang bekerja dari rumah dapat memberikan perhatian yang lebih baik untuk pekerjaan rumah tangga, dan juga memberikan perhatian ekstra untuk keluarga khususnya anak-anak.

5. Menghadapi Sedikit Tekanan dan Stres
Hal yang menguntungkan lainnya ketika bekerja di rumah, Anda tidak perlu melakukan perjalanan atau sampai kantor tepat pada waktunya. Anda dapat mengatur waktu dan jam kerja sendiri. Selain itu, dapat dengan mudah menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesional. Faktor-faktor ini membantu mengurangi tingkat stres dan karena lingkungan kerja yang nyaman, ada sedikit tekanan.

6. Meningkatkan Produktivitas dalam Pekerjaan
Ketika faktor-faktor yang menyebabkan stres dan tekanan sudah dipastikan berkurang, Anda dapat berkonsentrasi lebih baik pada pekerjaan. Ketika Anda dapat bekerja lebih efisien tanpa stres, produktivitas Anda akan meningkat.

sumber : wolipop

Tips Mulai Berbisnis dari Rumah

Posted on

Anda memimpikan untuk bekerja di rumah, tanpa mengganti baju tidur sambil minum kopi di meja kerja sebelah kasur atau apapun alasannya? Anda tidak sendiri, banyak orang mendambakan bekerja tanpa harus keluar dari rumah tetapi tetap menghasilkan uang.

Sepertinya memang menyenangkan, tapi butuh kerja keras dan dedikasi tinggi. Jika anda serius untuk menjadi bos bagi diri sendiri dan bisa menentukan tempat bekerja yang sesuai keinginan anda, berikut ini ada beberapa tips dikutip dari Financial Edge.

1. Analisa Situasi Keuangan Anda

img

Langkah terpenting dalam memulai usaha sendiri adalah mengetahui pemasukan dan pengeluaran anda setiap bulan. Termasuk untuk apa dan bagaimana pengeluaran dan pendapatan tersebut didapat. Perusahaan anda layak mendapatkan semua itu sejak awal dibangun.

Hitunglah seluruh keuangan anda dengan baik, tak hanya keuangan pribadi tapi juga perkiraan biaya yang diperlukan untuk membuka usaha sendiri tersebut. Berapa banyak uang yang diperlukan untuk memulai? Berapa biaya operasinya setelah satu minggu berjalan? Dengan angka-angka ini di tangan, kemampuan finansial anda akan terlihat dengan jelas.

2. Perhatikan Stabilitas dan Disiplin Diri Sendiri

img

Uang bukan hanya faktor utama dalam menjalankan bisnis sendiri. Anda juga harus tahu bagaimana bertindak dan disiplin menjadi seorang bos bagi diri sendiri. Lihat beberapa poin di bawah ini:

  • Tingkat emosi: Apakah anda mudah marah atau panik? Apa anda sulit berpikir saat ada masalah? Bagaimana sikap anda menghadapi tekanan kerja?
  • Faktor pendukung: Apakah anda mendapat dukungan dari keluarga dan teman dekat? Apakah anda punya seseorang yang mahir dalam bisnis, seseorang yang bisa dimintai bantuan dalam mengambil keputusan dan meminta masukan?
  • Keahlian manajemen: Apakah anda terlalu bekerja keras? Anda terbiasa kerja dengan tenggat waktu? Bisa memimpin organisasi?

Menjadi bos bagi diri sendiri berarti anda harus benar-benar menghargai waktu, uang dan proyek.

3. Rancang Rencana Kerja

img

Jika anda menjadi bos, berarti anda akan punya karyawan, jadi bagaimana rencana kerjanya nanti? Jangan tentukan rencana kerja setengah hati karena ini merupakan bisnis yang akan menjadi penopang hidup anda.

Misalkan anda berniat menjadi konsultan bisnis, jangan hanya berhenti sampai di situ. Tentukan juga konsultan bisnis di sektor industri apa anda akan bergerak. Sekalian tentukan juga siapa klien-klien potensial anda.

4. Mulailah Bekerja Paruh Waktu

img

Biasanya butuh beberapa bulan untuk benar-benar mulai menjalankan bisnis sendiri secara penuh. Untuk memulainya, anda bisa lakukan dengan cara paruh waktu. Sebagian besar waktu anda lakukan dengan bekerja di kantor yang sekarang anda punya. Akhir pekan tiba, jalankan bisnis pribadi anda tersebut.

Mengapa harus perlahan-lahan? Kenapa tidak langsung fokus sekaligus? Alasannya, mencari klien tidak semudah yang anda bayangkan, perlu banyak waktu dan tenaga. Bahkan, waktu kerja anda tidak akan terlalu padat saat awal memulai bisnis, jadi untuk apa menghabiskan banyak waktu kalau anda punya pekerjaan yang lebih penting.

Tunggu sampai benar-benar klien dan keuangan anda siap dikerjakan secara total. Sementara ini lakukan dua pekerjaan sekaligus dulu. Memang anda akan lebih sibuk, tapi ini akan membantu anda dalam mengatur manajemen waktu.

5. Jalankan Masa Transisi

img

Ketika jumlah klien sudah mulai banyak, keinginan untuk bekerja di rumah akan semakin besar. Pada titik ini, anda memasuki masa transisi yang sangat penting.

Jika memungkinkan, mintalah pada bos anda saat ini untuk mengurangi jam kerja anda, sehingga bisa lebih fokus ke bisnis pribadi. Jika tidak memungkinkan, maka anda harus bekerja lebih keras. Dari sisi keuangan, semakin anda berhemat maka semakin baik untuk bisnis.

6. Siapkan ‘Kantor’

img

Segera setelah semua elemen siap, anda sudah menjadi sebuah entitas bisnis yang legal. Urus semua urusan administrasi untuk keperluan pembentukan perusahaan supaya tidak ada aspek hukum yang bisa mengganjal anda di kemudian hari. Mintalah bantuan profesional untuk mengurus semua ini.

Anda harus segera mengakhiri masa transisi ini dengan menentukan pilihan, apakah anda sudah siap mengerjakan bisnis pribadi atau masih ingin jadi karyawan? Semakin cepat masa transisi ini terselesaikan maka semakin cepat pula bisnis anda dimulai.

7. Jangan Putus Hubungan

img

Ketika sudah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada perusahaan tempat anda bekerja selama ini, lakukan secara profesional. Beberapa rekan kerja anda di tempat yang lama kemungkinan bisa membantu bisnis anda ke depan. Jangan sampai putus hubungan hanya karena anda keluar dari pekerjaan saat ini.

8. Pastikan Pekerjaan Terus Mengalir

img

Kunci kesuksesan sebuah bisnis adalah memastikan pekerjaan terus mengalir. Atur semua jadwal pekerjaan yang paling baru paling utama, sehingga tidak ada pekerjaan yang tertinggal. Kini, semua tergantung anda sendiri, mulai dari mencari klien sampai mendapat pemasukan setiap akhir bulan.

disadur dari : detikfinance.com

Kembangkan Bisnis anda Secara Online

Posted on Updated on

Menjadi pewirausaha sekarang ini sudah menjadi pilihan masyarakat. Selain memiliki waktu yang fleksibel, peluang mengembangkan produk dan memasarkannya memang sangat menggiurkan.

Pengusaha harus semakin jeli untuk menangkap berbagai situasi dan kondisi yang sedang terjadi di sekitar, kata James. Berbagai kemudahan yang ditawarkan melalui penjualan online ini mampu meningkatkan antusiasme pembeli untuk mengakses website usaha Anda. Bahkan  belakangan ini, belanja online ini sudah menjadi tren tersendiri di kalangan masyarakat khususnya perempuan.  Sekarang ini, sebagian besar masyarakat Indonesia sudah mampu mengakses internet. Namun jumlah orang yang memiliki jiwa wirausaha dengan memanfaatkan teknologi ini masih terbilang sedikit. Menurut data Badan Pusat Statistik, dari 17 juta UKM di Indonesia hanya 75.000 yang sudah memiliki website sendiri.

Padahal lebih dari 40 juta penduduk Indonesia menggunakan internet secara rutin. Lebih dari 130 juta masyarakat mengakses internet melalui ponsel untuk mencari toko dan layanan lokal. Mereka umumnya menggunakan internet untuk mencari informasi seputar hiburan, tempat makan, berita, atau informasi untuk berbelanja. “Ada baiknya untuk lebih maju, UKM dan wirausaha lainnya dengan mulai memasarkan produk mereka secara online, agar bisa bersaing dengan produk luar dan global, sesuai dengan visi dari departemen perindustrian,” ungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat.

Mengapa harus go online
Pengusaha dapat meraup lebih banyak keuntungan dengan go online. “Bisnis online ini sebenarnya mudah dilakukan oleh siapa saja terutama perempuan. Dengan bisnis online mereka bisa mengurus keluarga sambil berbisnis tanpa harus terlalu sibuk di luar rumah dan mengabaikan keluarga,” tukas James.

Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM dari total kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, 60 persen UKM saat ini dikelola oleh pengusaha perempuan. Tak heran jika berbagai keuntungan yang ditawarkan dengan menjadi pebisnis online ini bisa sangat diminati dan jadi peluang usaha tersendiri untuk para perempuan. 

Tak hanya pengusaha perempuan, bisnis online juga memiliki segmen pasar yang luas termasuk dari kalangan perempuan itu sendiri. Pada dasarnya para perempuan memiliki berbagai keunggulan untuk berbisnis karena perempuan sendiri lebih peka terhadap berbagai produk perempuan seperti sepatu, baju, tas, makanan dan lainnya yang bisa dipasarkan secara online untuk meraup keuntungan yang besar. 

Keuntungan lain yang ditawarkan oleh bisnis online adalah Anda tak harus memiliki atau bahkan menghabiskan uang untuk menyewa toko. Tak hanya itu,bisnis online juga minim risiko. Jika produk yang Anda tawarkan tidak menarik minat pembeli, risiko kerugian lebih rendah. Pasalnya, sebagian besar produk bisnis online hanya berdasarkan pesanan yang masuk. 

Tak hanya itu, bahkan dengan menjadi pengusaha online ini Anda tak membutuhkan modal promosi atau beriklan, karena sampai saat ini sudah banyak penyedia layanan yang memberikan kebebasan untuk membuat website Anda sendiri secara gratis. Fleksibilitas waktu kerja dan juga toko yang “selalu buka 24 jam” menjadi salah satu keunggulan bisnis online.

“Tampilan dari website membuat gambar dan informasi seputar produk menjadi lebih menarik dan dapat dilihat selama 24 jam oleh masyarakat di seluruh dunia. Dan semenjak go online, usaha saya meningkat, baik dalam jumlah pesanan maupun pendapatan, baik konsumen dalam negeri maupun luar negeri. 

Tips Mengembangkan Bisnis Mainan Edukatif

Posted on Updated on

Bisnis mainan edukatif mengalami perkembangan pesat. Penelitian membuktikan bahwa apabila didesain dengan baik, mainan bisa mengajarkan anak-anak tentang banyak hal dan melatih organ-organ tubuh mereka.

Setelah mengetahui prospek bisnis mainan edukatif berikut segmentasinya, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat mengembangkan bisnis mainan edukatif yang Anda buat. Menurut konsultan keuangan Pietra Sarosa dari Sarosa Consulting Group, kita harus lebih kreatif saat membuat desain. Salah satu keunggulan produk kita, Indonesia, dibanding produk negara lain, terutama China, adalah bahannya. Mainan yang kita produksi lebih dikenal baik karena terbuat dari kayu, sementara produk-produk China dibuat dari plastik yang tidak terjamin aspek keamanannya.

Untuk bahan kayu, kita bisa memanfaatkan sisa kayu dari pabrik-pabrik. Banyak pabrik yang mengizinkan limbah kayunya diambil dengan cuma-cuma alias gratis. Kalaupun dikenakan biaya, harganya relatif murah.

Demikian pula jika Anda hendak membuat mainan dari bahan kain. Sebisa mungkin, manfaatkanlah kain sisa. Motif yang tidak selalu seragam justru menjadi sebuah kelebihan karena mainan jadi kaya warna.

Saat bisnis Anda sudah berjalan sukses, lakukanlah pengembangan. Karena pelanggan Anda juga berasal dari kalangan sekolah, Anda bisa menawarkan kepada mereka untuk membuat berbagai perabot sekolah yang menarik bagi anak-anak. Misalnya rak buku, lemari tas, lemari sepatu, lemari mainan, dan masih banyak lagi. Hal yang sama juga bisa ditawarkan kepada pelanggan individu.

Ikutilah saran yang diberikan Pietra agar bisa menjadi pengusaha yang baik:

  1. Perhatikan target usia yang dituju. Jangan membuat mainan yang terlalu sulit atau terlalu mudah untuk setiap level.
  2. Berkonsultasilah dengan yang ahli dalam dunia anak. Ahli ini bisa saja guru, psikolog, dan juga orang tua.
  3. Kembangkan kreativitas. Gali lagi apa yang bisa dikembangkan untuk mainan. Kalau bisa menciptakan mainan yang tidak biasa dan tetap mendidik, usaha Anda bisa menonjol.
  4. Cantumkan target usia dalam setiap kemasan mainan. Ini akan sangat membantu orang tua memilih mainan yang cocok bagi anaknya.
  5. Sertakan instruksi penggunaan yang jelas dalam kemasan. Kalau bisa, instruksinya dalam bentuk gambar dan tulisan. Ini terutama diperlukan JP014Auntuk mainan-mainan baru yang tidak biasa. Produsen mainan seringkah lupa menyertakan instruksi tersebut sehingga orang yang baru pertama kali membelinya jadi kebingungan ketika hendak menggunakannya. Sayang sekali kalau mainan itu malah tidak bisa dimanfaatkan. Sementara itu, Anna Surti Ariani, psikolog dari Medicare Clinic, menyarankan, sebaiknya dalam instruksi itu juga tercantum apa-apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Misalnya mainan tidak boleh terkena air.
  6. Selalu utamakan keamanan mainan yang diproduksi. Untuk bayi dan batita, buatlah mainan dalam ukuran besar.
  7. Miliki tenaga kerja terampil dan teliti. Mereka harus bisa membuat mainan dengan kondisi sesuai standar yang sudah ditetapkan. Tidak asal jadi.
  8. Gencarkan promosi. Rajin-rajinlah berpartisipasi dalam bazar, pameran, atau acara lainnya.
  9. Jangan lupa memberi nama pada usaha Anda sehingga mudah dikenal. Pilih nama yang unik dan mudah diingat. Apabila memiliki toko, Anda bisa menampilkan satu booth mainan untuk setiap jenis sebagai contoh. Dengan cara ini, pengunjung bisa tahu pasti mainan seperti apa yang dibeli.

Mainan yang dibuat bagi anak-anak, terutama bayi dan batita, haruslah bersifat aman. Yang aman adalah yang tidak membuat anak:

  1. Catnya tidak boleh mengandung timbal dan tidak mudah luntur.
  2. Jangan sampai mainan untuk bayi dan batita memiliki bagian kecil atau bagian yang mudah lepas. Lebih baik mainan ini dibuat dalam ukuran besar sehingga anak tidak bisa memasukkan seluruhnya dalam mulut, hidung, atau telinga.
  3. Hindari penggunaan tali panjang.
  4. Jangan membuat mainan dengan bagian-bagian panjang sehingga rawan mengenai matanya, bagian dalam mulut, bagian dalam telinga, dan bagian dalam hidung.

Sumber: kompas.com